Rabu, 01 Oktober 2008

Asal Orang Madagascar dari Indonesia?

. Rabu, 01 Oktober 2008


Cukup terkejut aku baru-baru ini, pas lagi jalan-jalan di dunia maya.... di salah satu forum tentang Madagascar (bukan film Madagascar loh... :D)ternyata Presiden Madagascar adalah seorang keturunan Melayu-Indonesia yang sukses terpilih sebagai Presiden Republik Malagasi (nama lain Madagascar)malalui proses pemilu. dan ternyata penduduk asli Madagascar mirip dengan orang Jawa atau Indonesia pada umumnya. Padahal dari segi geografis, Madagascar sangat jauh dengan Indonesia karena terletak di Afrika (Pulau besar sebelah timur Afrika). Harusnya secara rasional penduduknya kurang lebih sama dengan penduduk Afrika, tapi ternyata salah. Penduduk asli Madagascar lebih mirip ras Asia Tenggara atau tepatnya Indonesia.



Gajah Mada?
Aku merasa tertarik dengan artikel ini dan (mungkin) karena ada rasa kedekatan historis. Sebelumnya aku pernah mendengar Asal muasal Madagascar ada hubungannya dengan Mahapatih Majapahit yaitu Gajah Mada yang konon setelah bebas tugas dan dianugerahi tanah di madakaripura (daerah probolinggo Jatim), beliau memimpin Ekspedisi berlayar menuju barat dan sampai di Pulau Madagaskar. Faktanya sampai sekarang tidak ada yang tahu dimana Gajah Mada disemayamkan. Jadi kemungkinan teori ini ada benarnya, Gajah Mada memimpin ekspedisi sangat jauh sampai de Madagaskar sehingga tidak mungkin untuk kembali lagi ke Majapahit (Indonesia sekarang) dan akhirnya menetap di Madagascar sampai akhir hayatnya.

Googling
Aku mulai googling mencari-cari tentang Madagaskar. Banyak informasi tentang negara Pulau terbesar keempat di dunia ini. Mulai wikipedia, www.visitmadagascar.com, www.kidcyber.com.audan lain-lain. Semua menyatakan Madagaskar sebelumnya pulau tidak berpenghuni sampai kira-kira 1500-2000 tahun yang lalu Pelaut-pelaut dari Indonesia berlayar mengarungi Samudera Hindia yang luas dan sampai di Pulau Madagaskar (dekat afrika).
Dari berbagai sumber ini menyebutkan bahwa Orang Indonesia sudah berlayar jauh sebelum masa Majapahit karena berkisar antara 1500-2000 tahun yang lalu. Tapi mungkin saja berita tentang Gajah Mada ada benarnya juga meskipun bukan yang pertama sampai di Madagaskar.
Jadi dari berbagai situs tersebut semua menyatakan asal-muasal penduduk Madagascar pertama kali adalah orang-orang (pelaut) Indonesia yang datang bertahap mulai dari pertama kali pakai kapal bercadik sampai kapal layar besar yang bisa menampung ratusan orang dan banyak barang dagangan. Baru setelah itu orang Afrika, Arab, India, dan lain-lain datang.

Penduduk Madagascar sekarang ada berbagai kelompok etnik :
Merina (27%), Betsimisaraka (15%), Betsileo (12%), Tsimihety (7%), Sakalava (6%), Antaisaka (5%) and Antandroy (5%)
Merina dan Betsileo mirip dengan penduduk asli jawa (Indonesia).
Bahkan dulu ada kerajaan Merina yang sangat besar dan disegani di kawasan itu sampai Eropa. Kerajaan ini merupakan kerajaan melayu-Indonesia di Madagascar yang jaya sampai datangnya orang-orang perancis menyerang kerajaan ini.

Bahasa yang dipakai di Madagaskar adalah bahasa Malgasy yang mirip dengan bahasa Maanyan (kalimantan) dan bahasa Perancis (karena merupakan koloni Perancis)

Ternyata selain di Suriname (Amerika Selatan), New Caledonia (Oceania), dan Belanda yang banyak orang Jawa, di belahan bumi lain kita juga ada saudara yaitu di Pulau dekat Afrika, MADAGASCAR. Kita sebagai orang Indonesia bangga mempunyai saudara nun jauh di sana yang tidak banyak yang tahu kalau mereka ada kedekatan historis dan budaya sama kita.

Baca Juga Tulisan Presiden Madagaskar berikut: Melestarikan Warisan Melayu-Indonesia yang Ada di Madagaskar Oleh: Mboara Andrianarimanana (Presiden Madagascar)
yang disampaikan dalam seminar pada acara Festival Budaya Melayu se-Dunia pada tahun 2003 yang diselenggarakan di Pekanbaru.

21 comments:

Malayindo mengatakan...

gw tertarik dgn artikel ni....
mo numpang komentar
- yang pertama datang di Madagaskar orang melayu-Indonesia (mungkin) orang Bugis yang terkenal pelaut ato orang Banjar.
- Gajahmada sbg generasi ke sekian yang bermigrasi ke Madagaskar, tapi ini yang mendirikan kerajaan besar di Madagaskar yaitu : kerajaan Merina yang terkenal dan disegani.
- Bahasa Malagasy perpaduan bahasa melayu (maanyan) dan bahasa jawa, contoh hitungan angka disana sama kaya bahasa jawa : sidji, loro, telu, dll.
Mungkin seperti di Indonesia menjadikan bahasa melayu sebagai bahasa nasional (bukan bahasa jawa) padahal pusat pemerintahan di jawa.
di Madagaskar karena orang jawa datang belakangan tetap menghormati bahasa yang berkembang di sana, meskipun kelompok ini lebih besar dan berkembang (merina).

demikian kalo ada salah-salah maapin ye....
thanks to admin

desy mengatakan...

mungkin yang pertama datang generasi dari kerajaan Sriwijaya, kira2 1500-2000 tahun yang lalu. Knapa bahasanya sama dengan di borneo (ma'anyan)? bisa dilihat sekarang antara palembang dan banjar banyak sekali kesamaan budaya,nama dan bahasa. ato dulu sumatra dan kalimantan satu pulau (belum pisah).
orang jawa kira2 pada jaman majapahit (menurut orang madagaskar 600 tahun yang lalu) datang dengan kapal-kapal besar dan berjumlah banyak.

lili11 mengatakan...

wah ... ini ilmu baru. T kasih yee..

Arema Malang mengatakan...

Ini merupakan berita besar dan kabar besar yang harus banyak di ketahui masyarakat indonesia agar mereka tahu akan kekayaan bangsa kita,kita juga bisa menginjakkan kaki di negara lain layaknya dulu belanda menginjakkan kaki di indonesia,tapi klo belanda ga banyak keturunannya di indonesia.

nugroho mengatakan...

wah ternyata hebat juga orang jawa dulu... *dulu lo... ya... :D *. sampai ada dimana-mana. Tapi sekarang sudah pada dledek :)) , termasuk yang komen ini =))

busmalem mengatakan...

kayaknya gak mungkin kl orang jawa yang pertama menemukan pulau ini krn jawa gak punya budaya bahari yg mumpuni seperti orang melayu dan bugis kalopun bener gajah mada smp ke madagaskar itupun pada abad pertengahan setelah jawa mendapat influence yg cukup soal bahari dari interaksi mereka dgn sriwijaya, bugis bahkan tiongkok sementara dimadagaskar telah hidup keturunan etnis melayu dan bugis lebih dahulu...

masoro mengatakan...

@ busmalem :
ya saya setuju dengan anda... memang yang pertamakali datang dan mendiami Madagaskar bukan orang Jawa, yaitu orang malayu (mungkin orang2 Sriwijaya) kira2 2000 tahun yang lalu tapi dengan jumlah2 kecil. Sedangkan orang2 Jawa datang kira2 sekitar 600 tahun yang lalu dengan jumlah besar yang kemudian beberapa tahun disana mendirikan kerajaan Merina yang termasyur.

Anonim mengatakan...

memang nggak jelas darimana asal-usul melayu, jawa dan bugis yang jelas masing2 punya karakter ada yg suka bahari ada yg suka bertani dll ini perpaduan culture yg menarik kalau dipadukan menjadi kekuatan yg ruar biasa

Anonim mengatakan...

Itu hebatnya Indonesia. Skrg org nganggep Indonesia itu primitif. Atlantis, sebuah peradaban besar diteliti oleh profesor asal brazil selama 30 thn, dan ia menyatakan Indonesia lah tempat yang paling mungkin dulunya adalah atlantis! Saya punya INFO menarik. Madagascar itu berasal dr bahasa Jawa yang bernama "MADOGO SEKAR" yang artinya dari kejauhan terlihat bunga2 indah. Itu didapat ketika pelayar indonesia hmpir sampai ke madagascar, dan melihatnya dari kejauhan.

Budi mengatakan...

Jika Mau jujur, sebenarnya nenek moyang bangsa madagaskar (Merina) itu adalah Etnis Dayak Maanyan. kedatangan mereka ke madagaskar kuranglebih 2000 tahun yang lampau. Bangsa Dayak di borneo sebelum kedatangan agama Islam ke nusantara Adalah Bangsa Maritim ( pelaut ) yang tinggal di pesisir Kalsel ( saat itu suku banjar belum terbentuk.nenek moyang suku banjar sendiri di bentuk oleh campuran antara 50 % orang Dayak Maanyan dan 50 % suku melayu, bugis dan jawa).tapi setelah Islam Datang mereka banyak yang masuk ke pedalaman( menghindari islam )hingga bermetamorfosis budaya menjadi berkebudayaan terestrial ( peladang ). karena itu jangan heran jika bahasa madagaskar mirip/ sama dengan bahasa Dayak maanyan

Anonim mengatakan...

Penduduk Madagaskar Berasal Dari Dayak Kalimantan ?
Orang-orang Malagasy yang menghuni Madagaskar ternyata membawa gen nenek moyangnya dari Afrika Timur yang berdekatan, serta dari Kalimantan yang jaraknya jauh. Hal ini menimbulkan dugaan adanya migrasi besar-besaran dari Asia kembali ke Afrika sekitar 2.000 tahun lalu.

Menurut penelitian genetis yang dilakukan para peneliti Inggris, temuan ini cocok dengan kenyataan bahwa bahasa Malagasy memiliki dialek yang lebih mirip dengan dialek orang-orang Indonesia dibanding lidah orang Afrika. Meski begitu, masih menjadi pertanyaan bagaimana orang-orang Dayak bisa datang ke Madagaskar.

Pertanyaan ini wajar mengingat Madagaskar - sebuah pulau besar di Samudra Hindia - berjarak 6.400 kilometer dari Indonesia, sementara dari pantai Afrika, ia hanya terpisah 400 kilometer.

Isolasi alam terhadap Madagaskar telah membuat hewan-hewan di sana berevolusi secara unik, sehingga banyak hewan yang tidak dijumpai di tempat lain, seperti lemur dan burung-burung langka.

Adapun mengenai darah Dayak dalam penduduk Malagasy, para peneliti genetik dari universitas Cambridge, Oxford dan Leicester, mendapatkannya setelah mereka meneliti kromosom-kromosom Y pada penduduk Madagaskar yang diturunkan tanpa perubahan dari ayah ke anak. Mereka juga meneliti mitochondrial DNA, yang diturunkan langsung dari ibu ke anak-anaknya.

Sedikitnya mutasi pada dua bentuk DNA tersebut memberikan semacam petunjuk genetik yang bisa dipakai para ilmuwan untuk melacak migrasi mereka serta garis-garis keturunannya. Hasilnya sungguh di luar dugaan, karena penduduk Malagasy ternyata memiliki gen serupa dengan yang ditemukan pada orang-orang Dayak.

"Ini didukung dengan kemiripan dialek mereka. Bahasa asli yang dipakai orang-orang Malagasy di Madagaskar mirip seperti bahasa Dayak Maanyan yang dipakai di Kalimantan bagian selatan," kata Matthew Hurles, dari Wellcome Trust Sanger Institute at Cambridge, yang ikut serta dalam penelitian.

"Penduduk Malagasy sendiri secara umum merupakan campuran dua kelompok nenek moyang, yakni orang Indonesia dan Afrika Timur," lanjutnya. "Nenek moyang ini telah membaur selama berabad-abad, sehingga penduduk Madagaskar saat ini memiliki darah Indonesia dan Afrika."

Penemuan di atas juga menimbulkan dugaan adanya migrasi besar dari Asia tenggara ke Afrika antara 1.500 hingga 2.000 tahun lalu, ungkap para peneliti dalam tulisan di American Journal of Human Genetics. (Rtr/wsn)

sumber kompas

Pencari Uang mengatakan...

Saya sependapat sich...dgn..Om @ Anonim @Budi @masoro @busmalem.......................

Sepertinya setiap artikel sejarah yg tertulis di Dunia Maya ..ada baiknya tuk dikaji secara mendalam ..........:)] :)]

Mengenai MADAGASKAR.......
Catatan terlengkap tentang MADAGASKAR bisa dilihat pada CATATAN perjalanan FERDINAND MAGELLAN...
"Tak heran jika Ferdinand Magellan merekrut beberapa anak buah kapalnya dari para pelaut Nusantara ini dalam perjalanan keliling dunianya 1519-1522 atau 300 tahun sesudah muhibbah pelaut Bugis ke Madagaskar di ujung pantai Afrika" ~x(

Catatan lain...
Pada abad ke satu, Madagaskar telah didarati para pengembara laut dari Nusantara Indonesia, tepatnya nenek moyang orang Kalimantan Selatan bahagian tenggara (Barito)..... :X

Catatan Lain pada Epik Terpanjang di Dunia yang merupakan Kitab Suci Terpanjang di Dunia yang tercipta sebelum Epik MAHABRATA..............yaitu I LA GALIGO (silahkan di Googling)..
Dimana ada tercatat bahwa Masyarakat Bugis dalam kisah Sawerigading (naskah La Galigo) juga mengunjungi Madagaskar..... :D :D

Catatan Lain..... ( namun bisa menghebohkan )
Tentang MADAGASCAR and the FUTURE of the NUSANTARIAN WORLD... apakah MADAGASKAR TERMASUK WILAYAH NUSANTARA .... tergantung penilaian anda....????
Bukti-bukti arkeologi menunjukkan bahwa bangsa Nusantarian ini telah melayari ribuan pulau di lautan Pasifik ke timur hingga Pulau paskah/Easter, ke utara hingga Taiwan, ke barat hingga Madagaskar di Lautan Hindia. Bangsa pelaut Nusantara ini berjumlah sekitar 300juta tetapi kini terpisah-pisah secara politik dalam 34 negara resmi. Sebahagian sebagai bangsa berdaulat, sebagian sebagai negara bagian negara2 Barat (Anglo), ada yang jadi negara protektorat, dan ada juga yang menjadi negara barat seperti Aotearoa yang oleh penjajah Inggris diberi nama New Zealand. .......????? :)) :))
"Malayo_Polynesian" atau "Austronesian". Apapun istilahnya, penduduk dari kepulauan ini –kira2 meliputi 60% keliling bumi dari timur hingga barat (Paskah hingga Madagaskar), dan dari utara ke selatan (Pekan/Taiwan hingga ke Aotearoa/sebutan asal bagi New Zealand oleh suku Maori)-Kalimantan,Paparan Sunda,Sulawesi Sumtara,Malaka hingga Kepulauan Cook,Hawaii pesisir pantai colombia terikat dalam suatu ethnolinguistic group yang sama, yang mempunyai kesamaan warisan Nusantarian yaitu dicirikan dengan afiniti dalam linguistik, budaya dan ras. Peradaban Nusantara ini dicirikan dengan beberapa features dalam organisasi sosial, teknologi, kepercayaan dan ekspresi. Dari sudut antropologi mayoritas puak Nusantarian –kecuali Melanesian- memiliki bentuk fisik manusia yang sama. Dicirikan dengan model ‘Melayu klasik’ dimana tulang tengkoraknya berbentuk moderat, kulit sawo matang, rambut berombak, kelopak mata yang tidak sipit. Mereka juga mempunyai persamaan dalam teknologi perahu layar tradisionalnya.....................................................:)]
Jadi......apakah itu Madagaskar merupakan Nusantara....
Dimana PERADABAN NUSANTARA telah hilang.... dengan hegemoni sejarah PERADABAN Eropa hingga ATLANTIS yang lebih dipahami ketimbang Peradaban sendiri................;))

Toutou mengatakan...

Haduh kok ribet2 amat sih .. orang jawa kan hasil perkawinan antara ras india dan melayu .. lagipula bahasa jawa banyak ngambil bahasa urdu-india .. jadi wajar aja mirip2 ama salah satu bahasa suku di madagaskar .. karena emang orang urdu-india kan udah ada sejak ribuan tahun lalu di madagaskar.
Bukan karena kunjungan jawa, majapahit dan bugis lah .. hehehe
Emang dari 2000 - 3000 tahun SM bangsa2 Proto Malayan (Melayu Tua) udah nyebar tuh kemana-mana ke sumatra, kalimantan, sulawesi, filipina, kep. pasifik, sampai ke madagascar. Sukubangsa Proto Malayan itu adalah Toraja, Dayak, Batak, Ranau, Igorot, Bontoc, Tayal dan Wajo.
Jadi salah satu sukubangsa Proto Malayan inilah yang sampe di madagascar dan mengusung bahasa dan dialek maanyan yang berunsur melayu di madagascar. Kayanya sih sukubangsa Bontoc yang mendarat di Madagascar, selain mendarat di Filipina dan Kalimantan. Karena ada hubungan erat antara bahasa Dayak Maanyan di Buntok, Barito dengan Suku Bontoc di Filipina dan dengan bahasa di Madagascar.

Anonim mengatakan...

Orang Dayak, Batak, Jawa, Melayu, Bugis dll dateng bareng-bareng ke Madagascar.

Anonim mengatakan...

@Toutou : wah kan pendapat itu banyak, bukan begitu :D ? Jika memang orang Jawa itu memiliki darah India, lantas mengapa menurut Prabuguru Darmasiksa, salah satu tokoh dalam kerajaan Sunda. Dalam nasihatnya kepada Wijaya (pendiri kerajaan Majapahit), mengatakan bahwa orang Sunda dan orang Jawa bersaudara?

Anonim mengatakan...

memang benar bahwa bangsa nusantara telah lama datang ke madagaskar. DAN...LOGIKA SAYA SANGAT menerima " jika Mayoritas Bangsa nusantara yang datang ke madagaskar itu adalah BANGSA DAYAK khususnya Dayak Ma'anyan. Dari bahasanya sangat jelas dimana mayoritas merupakan bahasa Dayak Ma'anyan Kuno ( yang belum bercampur istilah serapan dari sanskerta dan arab ). Misal Saya Orang jawa yang hanya bisa berbahasa Jawa, ketika saya dan sebagian kecil kelompok pelaut jawa, datang ke daerah yang bukan berbahasa Jawa apakah saya akan tetap berbahasa Jawa? MAU TIDAK MAU SAYA AKAN MENGIKUTI BAHASA ORANG MAYORITAS DI DAERAH ITU, meskipun pada akhirnya keturunan saya setelah berasimilasi dengan penduduk lokal akan tetap menggunakan sebagian kecil istilah asli dari bahasa saya yaitu istilah-istilah dalam bahasa Jawa, yang tentunya akan memperkaya istilah dalam bahasa penduduk lokal. Jadi....sangat logis sekali....jika orang madagaskar tersebut adalah para keturunan pelaut Dayak Ma'anyan di masa lampau yang bercampur dengan sedikit pelaut dari suku nusantara lainnya ( Jawa, Bugis, dan Melayu ). Yang harus Kita fahami adalah...logika orang Indonesia masa kini PASTI SULIT UNTUK MENERIMA KENYATAAN INI dalam PIKIRAN MEREKA " BAGAIMANA MUNGKIN ORANG DAYAK YANG MAYORITAS TINGGAL DI PEDALAMAN BISA SAMPAI DI MADAGASKAR? " Tentu ini adalah pertanyaan idiot yang tetap akan bernilai idiot jika mereka menutup diri akan sejarah Orang Dayak. ORANG DAYAK sebelum agama Islam datang ke nusantara, juga adalah Bangsa pelaut / Bahari dan berkebudayaan Maritim. Namun sejak kedatangan islam banyak dari mereka yang memilih masuk ke pedalaman, untuk mempertahankan Adat budaya aslinya. sementara orang Dayak yang menerima Islam kebanyakan tetap tinggal di pesisir pantai, dan mengadopsi adat budaya dan bahasa para pendahwah Islam ( orang melayu ).

Anonim mengatakan...

Wah, Orang jawa cuman ngaku2 aja , gajahmada lah, majapahit lah semua itu bullshit, orang jowo mana ada budaya merantau sejarah dan filosofi2 jowo sudah membuktikkan orang jowo tdk ada mental merantau kalaupun ada orang jawa di suriname dulunya kan sebagai budak yang di bawa ama londo2, dan sekarang orang jowo ada di banyak pulau di indon juga karena di fasilitasi ama pemerintah indon, oi jowo2 coba pahami dan sadari itu tuh filosofi kalian " makan tidak makan ngupul" kan bukti sebuah budaya dimana merantau adalah hal yang tidak umum,
Dunia pada dasarnya mengakui sebagian orang2 madagaskar dari perantau atau ekspansi dayak manyaan, di kalimantan yang dulunya adalah para perantau ulung, sayang sekali sekarang budaya mereka di kebiri ama indon2 sundal, semoga saudara2 Dayak dan orang2 Borneo suatu saat akan bangkit.

Anonim mengatakan...

gak cuma orang malagasy aja lagi, tapi dari hawai,pulau paskah yg misterius itu,selandia baru,taiwan semuanya orang austronesia lgi

Anonim mengatakan...

eh kita ini org indonesia

Anonim mengatakan...

yang enak test dna bos yg udah dilakukan sample di tiap wilayah nusantara, kalau masalah suku itu masalah kebiasaan yg paling kuat di wilayah yang di tempati ( contoh ane punya saudara udah lahir dan besar di palembang dan bengkulu tetap aja dia punya adat dan cara bicara seperti orang wilayah dia lahir walaupun orang tuanya bukan dari wilayah itu(kalau mudik lebaran dari jakarta juga ke palembang dan bengkulu), ane pernah punya peta dna di dunia, kalau di nusantara di pulau sumatra jawa kalimantan sulawesi,sampai madagaskar kecuali ambon ketimur beda, susunan dna nya sama makanya di sebut Ras Malayen, trus di bagi bagi lagi menjadi suku suku berdasarkan kebiasaan budaya. dari test dna tersebut ternyata di nusantara susunan dnanya paling banyak, itu menunjukan bahwa di nusantara ini percampuran semua orang dari seluruh wilayah di dunia, karena wilayahnya kepulauan yang dikelilingi laut alias pusat perdagangan. gitu bos ceritanya

Komik Naruto mengatakan...

hebat ya gan bisa sampe ke madagascar

:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Poskan Komentar

 
Indahnya Alam Negeriku is proudly powered by Blogger.com | Template by o-om.com|modified by masoro