
Pernahkah anda melihat orang yang membuang sampah sembarangan? baik di got, parit, sungai, bahkan di jalan?
Atau anda sendiri merupakan salah satu pelaku (cieee kaya investigasi...) yang juga suka membuang sampah sembarangan?
mmh... Knapa ya aku menulis tentang sampah? :-? ceritanya begini... :
Beberapa kali aku di jalan baik waktu berangkat kerja, pulang kerja, aku sering lihat orang yang buang2 sampah seenaknya di jalan sambil terus melaju.
Beberapa bulan yang lalu, aku baru keluar rumah dan didepanku ada mobil mewah warna hitam melaju pelan, karena masih di dalam perumahan. Sampai di tikungan yang ada sungainya mobil itu berjalan agak pelan dan kaca depan sebelah kiri terbuka... wussshh... dua kantong plastik yang satu di tali yang satunya dibiarin terhambur dilempar oleh orang itu ke arah sungai kecil di dalam perumahanku itu. karena mungkin kurang jago, hehehe celakanya yang satu kantong terhambur di jalanan. Aku lihat dari belakang, orang2 itu (kayanya suami istri) ketawa-ketawa sambil terus melaju. Agak kesel juga sebenarnya waktu itu, mengingat orang yang punya mobil seperti itu pastinya orang yang berpendidikan tinggi.
Aku pikir.... kalau orang kaya dan berpendidikan tinggi aja masih bisa melakukan yang seperti itu (buang sampah sembarangan), bagaimana dengan orang-orang lain yang secara ekonomi dan pendidikan dibawahnya?
Di lain waktu, di lain tempat, sudah sering dan biasa aku melihat orang yang buang-buang sampah sembarangan. Di jakarta itu biasa... !!!!!! (kebiasaan yang sangaaat jelek)
Mungkin kalau dihitung ada 4 kali aku melihat langsung orang bermobil main buang sampah sembarangan di jalan raya Jakarta. Terakhir baru kemarin aku lihat lagi yang mendorongku menulis tema ini. Apakah memang demikian parahnya perilaku orang-orang Indonesia atau lebih khususnya orang Jakarta?
Bahkan ketika aku sharing sama salah satu artis papan atas di negeri ini, beliau pernah juga mengalami... hampir sama dengan yang aku lihat, beliau meliat ada orang bermobil yang menbuang sampah di jalan raya... akhirnya beliau (artis itu) berhenti dan mengambil kantong plastik berisi sampah itu. Dikejarnya mobil yang tadi membuang sampah (maksudnya orang yang buang sampah... )setelah sejajar bersebelahan, beliau membuka kaca dan tentu saja karena beliau sangat dikenal.... orang yang ada di mobil tadi juga membuka kaca sambil tersenyum....
artis itu bilang : "bu... ini ada barangnya yang jatuh...."sambil tersenyum.
dengan sangat malu karena terlihat ibu itu memerah mukanya, diambilnya kantong sampah tadi... trus ngeloyorr.... yang saya yakin dia sangat malu...
Kalau ngomongin orang buang sampah sembarangan mungkin sudah basi di Jakarta ini, tapi yang menjadi sorotanku, ternyata yang selama ini banyak orang pandai menuduh hanya orang-orang yang (maaf) kurang makan sekolahan yang suka berperilaku kaya gitu, ternyata.... salah....
Cerita di atas hanya sebagian contoh kecil yang aku lihat dan alami sendiri tanpa rekayasa.
Mari kita berpikir... kalau tidak dimulai dari kita... siapa lagi yang bisa menjaga negeri ini, Propinsi ini, kota ini...?
Aku sendiri berusaha tidak akan melakukannya... meskipun mungkin aku hanya titik yang sangat kecil dibanding jumlah orang di Jakarta ini, minimal tidak memperparah kondisi jakarta yang sudah parah ini. Kalau banjirr.... waduuuhhhh... aku ngerasain sendiri... susahnya..., Tapi aku yakin banyak orang Jakarta yang peduli dengan masalah seperti ini.
Kalau setiap individu bisa menjaga kotanya sendiri, dengan perilaku yang positif, mungkin beberapa tahun lagi Jakarta akan menjadi kota yang indah...
susah memang... tapi... semoga
Selasa, 27 Januari 2009
Buang2 Sampah di Jalan....
Rabu, 17 Desember 2008
Korea.... Anyong Haseo...
Waduh... lama banget baru bisa posting... 
Jumat 5 Desember 2008 Pukul 10.00pm WIB pesawat Korean Air yang kami tumpangi take-off dari Soekarno-Hatta International Airport. Perjalanan Jakarta-Seoul langsung (tidak transit) ditempuh selama kurang lebih 7 jam. Waktu Korea lebih cepat 2 jam dibanding waktu jakarta (WIB) atau sama dengan Waktu Indonesia bagian Timur (WIT). Pukul 07.00 pagi waktu setempat Pesawat mendarat di Inch'eon International Airport.
Incheon International Airport, bergaya futuristik
Salah satu sudut Incheon International Airport
Incheon sebenarnya sebuah Kota Pulau di dekat Seoul yang dijadikan bandara internasional dan merupakan kota bisnis. Dengan ases jalan dan jembatan penghubung Incheon-Seoul yang banyak sehingga terasa tidak ada batas antara Incheon dan Seoul.
Winter
Sebelumnya Aku sudah siap dengan perlengkapan musim dinginku. ya... mungkin saja sampe 0 derajat Celcius.
Setelah Pesawat mendarat, ada pemberitahuan dari pramugari kalo suhu di darat -10C... wow... lebih dari perkiraanku.
Lagian aneh ya... orang Korea atau manapun kalau musim dingin malah pergi ke daerah-daerah panas, salah satu yang favorit adalah Bali-Indonesia, tapi ini ada beberapa orang dari daerah tropis yang seumur hidup tidak ada musim dingin malah pergi berkunjung ke daerah yang lagi musim dingin... bener juga, tapi kita kan pingin juga sekali-kali merasakan musim dingin.... apalagi bisa lihat n pegang salju... hehehe (mode norak=on). maklum orang kampung... gak pernah liat salju....
Kami ke Korea Selatan dalam memenuhi undangan dari Korea Tourism Organization, untuk memperkenalkan Kebudayaan, kehidupan, dan semua tentang Korea kepada orang-orang di Indonesia.
Setelah beres urusan imigrasi dan barang-barang bagasi, masih di dalam bandara Incheon yang megah ini ada seorang cewek yang membawa kertas bertuliskan Indonesia, ...(nama), dia rupanya Gaet yang ditugaskan bersama kami selama 5 hari di Korea.
Namanya Choi atau aku dan teman-teman memanggilnya Joey. Dia berbahasa Inggris dengan baik sehingga memudahkan kami berkomunikasi dengan dia.
Setelah berkenalan dan sedikit berbasa-basi kami keluar menuju mini Bus yang sudah dia sediakan. Tapi berkali-kali diingatkan kami semua sebaiknya memakai jaket yang tebal, kaos tangan, dan penutup kepala karena di luar gedung sangat dingin. Suhu waktu itu -10C.
Perjalanan pertama kami langsung menuju Daegu.
Colorful Daegu
Daegu merupakan ibukota provinsi Kyongsang Bukdo. Kota Terbesar ketiga di Korea Selatan setelah Seoul dan Busan (kalo gak salah ya... hehe). Berjarak kurang lebih 200 km ke arah selatan Seoul. Daegu terkenal sebagai kota pelajar dan budaya, seperti Yogyakarta kalau di Indonesia. Daegu Juga dikenal sebagai kota mode dan industri. Tak heran banyak cewek-cewek cantik Korea berasal dari kota ini. Menurut Joey (gaet kami), setiap ada kontes kecantikan atau apapun sejenisnya di Korea, hampir selalu pemenangnya berasal dari Daegu.
Musim dingin begini katanya paling enak di Daegu karena merupakan daerah paling hangat di Korea. Karena secara geografis Daegu berada di daerah selatan, dan dikelilingi gunung-gunung sehingga cukup membuat hangat. Tapi sehangat-hangatnya menurut aku tetap dingiiin banget (-6C to 6C)maklum orang tropis :D.
Setelah sampai di Daegu...
Memang bener...Cewek-cewek daegu emang cantik-cantik....
mmmh... sebenarnya banyak yang mau diceritain, cuma takut terlalu panjang, aku kasih foto-foto aja deh :
Korean Air
Salah satu sudut kota Daegu
Diantara Toko-toko, malam, Daegu
Foto Bareng di Depan Hotel
Sungai buatan di tengah kota Seoul untuk bermain
Jalan di luar kota, kampungnya orang Korea
mmmmhhh sejuknya jlan ke kampung
Seoul dengan apartemen-apartemennya
Aku foto sama traktor Hyundai





Viral Linking
Ada Pe Er dari dua temenku yang baru bisa aku kerjain.... (maap ya Anna'd n Else )....
ne Pe Er konon bisa menaikkan Page Rank.... :)
{Start Copy Here}
Rules:
1. Copy paste from {Start Copy Here} to {End Copy Here}
2. Please link back to the person who tagged you and PASS this tag to many of your friends
3. If you have more than one blog, please post this to all of your blogs, the more the merrier.
4. The use of NO FOLLOW on links is not allowed, Let’s all be fair!
5. Remember to come back here at JENNY TALKS (pls don’t change this link) and leave the exact post url so I can add you to the master list to help increase our rankings and improve our Technorati Authority.
6. Spread the virus.. oooopps I mean the VIRAL LINKING and happy blogging!
BLOGGERS:
#1. Scraps & Shots #2. Simply Jen 3. This and That 4. Fab & Chic Finds 5.A Slice of Life 6. Jenny Talks 7.Tech Stuff Plus 8. Food on the Table 9. Aussie Talks 10. When Mom Talks 11. Moments of My Life 12. My Crossroads 13. A Life in Bloom 14. Because Life is a Blessing 15. Digiscraptology 16. BLOGSILOG 14.Cherry’s Comfort Zone 15. DigiScrapz: Captured Memories 16. Buzzy Me 17. Fab Finds, Etc. 18. Thinking Out Loud 19. Wishing and Hoping 20. PRC Board Exam Results 21. Jobs Abroad 22. My Blog Portfolio17.Race Corner 18. Hot Cam 19. Digital Camera 20. All Kinds of Me Stuff 21. Ink Baby Studios 22.The Salad Caper 23. Winding Creek Circle 24. Aggie Scraps 25. Hot-Gadget26. Digital Gadget 27.Gandacious 28. Blog Resources 29. Folcreative 30. Fresh Gadget 31. Rumination Under The Clouds 32.Consciously Think 33. Sprawt 34. Gadget Gallery 35. Geekyology 36. When Mom Speaks 37. Rumination38. Amiable Amy 39. Captured on Time 40. Pit of Gadgetry 41. Me and Mine 42. Little Peanut 43. Creative in Me 44. Around the world 45. Pea in a Pod 46. For the LOVE of Food 47. Music of My Heart 48. It’s Where the Heart Is 49. Blog in to Space 50. A Mothers Horizon 51. Simply me 52. Whats Up 53. Comedy Plus 54.Lovin’ Life 55.Ozzy’s Mom 56. Apple and Candie 57. I was once lost in love 58. Pinay in Love 59. Pau’s Big Thoughts 60. Twisted Angel 61. Hailey’s Beat and Bits 62. Living A’ La Mode 63. Bits and Pieces 64. Honey and Daisy 65. Pinay Ads 66. Great Kingkay 66. It’s Naptime 67. Lisgold 68. Signe Says 69. Thomas Web Links 70. Thomas Travel Tales 71. Nita’s Corner 72. Great Finds and Deals 73. Nita’s Ramblings 74.Batuananons 75. Filipino Online Community 76. Healthy Living and Lifestyle 77. CompTechGadgets 78.Nita’s Random Thoughts 79. Make Money Online 80. Erlinda’s Wandering Thoughts 81. Kitty’s haven 82.This and That 83. Shoppaholic girly 84. My Life in this Wonderful World 85. My Online World 86. Joys in Life 87. Journey in Life 88. Tere’s World 89. Jean’s Live it Up 90. Muzikistah 91. Maharot 92. SUPASTAH!93.Life is a constant journey 94.Amazingly Me 70. Treeennndddzzz 96. otwarteInfo’s 98. AdventureSage 99. in-Tech Revolution 100. LovingMore 101. From Melissa’s Desk 102. denz Recreational 103. Network of Combined Ideas 104. Sheltered Not Shattered 105. Mommying on the Fly 106. Me, Myself and Darly 107. Stay at Home Mom 108. Harmony in Motion 109. My Happy Thoughts 110. Mommyhood is Thankless 111. Life is Random. SO.I.AM 112.Life’s sweet and spices 113. Rainbow Colored Me 114. My Oweini Life 115. All About Mye Life 116. Is it Bedtime Yet 117. Super Coupon Girl 118. My Life…. My Journey 119. Project Wicked Blogs and Reviews 120. Life According To Me 121. WilStop 122. I Love Pixels 123. Cellulitic Bliss 124.Underneath It All 125. Momstart 126. Pinaymama’s Diary 127. My Heart 4 Him 128. 1StopMom 129.Random Chronicles 130. Maeyonnaise 131.Blessings in Life 132. Survivor Mom 133. Sharing my Thoughts134. Beautiful Language 135. Medical Updates 136. Living in One Income 137. Mommy Elvz 138.elymac&frendz 139. BeinG mYselF 140. Love’s Haven 141. Mi Mundo Del Amor 142. Budiawan Hutasoit. 143. Mr6ta 144. Kios Info 145. Lyla 146. Arielz 147.Blogger Source148.Belajar ngeBlog 149. 'dTeepZ 150. Girls Corner 151. Focus Net 152. NgeditFoto.153. supris-returns 154. laptop-zooms 155. abstract template 156. berbagi bersama else 157. Dew Drop 158. indahnya alam negeriku 159.Your Blog Here
{End Copy Here}
Pe Er ini aku forward ke teman-temanku : ilzie-mamagaya , melinskiss , bintangbiruku , marlop98
Silakan teman-teman kalo ada waktu dan berkenan .... :)
Rabu, 03 Desember 2008
Mo ke Korea...
Tanggal 5 Desember mo berangkat ke Korea for 6 days...(doang).
Korea... tentu saja South Korea... Seoul and the gank.... hehehe
Ada yang tau info2 tentang Korea? tips2nya....
bulan Desember... berarti belahan bumi utara lagi puncaknya musim dingin... (bener gak?) Aku terbiasa di daerah tropis yang tidak mengenal winter... apa ya yang perlu dipersiapkan?? bisa bantu gak teman-teman? kasih saran doonk......
Sabtu, 22 November 2008
Mahasiswa Hoby Tawuran...

Akhir-akhir ini sering kita dengar Mahasiswa bentrok dengan Mahasiswa lain, mahasiswa bentrok dengan Polisi,.... dan lain-lain. Rata-rata penyebab bentrokan atau bisa disebut tawuran sangat sepele, tapi mereka (mahasiswa) tidak bisa mengendalikan emosi. Tak jarang berakibat sangat fatal bagi yang terlibat langsung juga bagi masyarakat sekitar yang ikut dirugikan. Bahkan sampe ada korban jiwa hanya karena bentrokan yang kurang jelas apa penyebabnya.
Makassar
Ada beberapa kejadian bentrok Mahasiswa terjadi di Makassar lagi Makassar lagi. Ada apa dengan Mahasiswa Makassar?
katanya Mahasiswa... orang yang disebut-sebut mewakili kelompok intelektual di negeri ini. Mau kemana arah negeri kita tercinta ini kalau kaum inteleknya suka tidak pake otak dan lebih mementingkan otot? coba dipikirkan apa untungnya melakukan ini semua?
Tak hanya mahasiswa, masih di Makassar, para pengantar jenazah juga menyerang Mahasiswa dan bertindak anarkis dengan merusak kampus, kendaraan, menyerang sampai ke dalam kampus.
ada apa dengan orang Makassar?
Mahasiswanya aja kaya gitu, apalagi yang bukan mahasiswa (kalimat pembenaran pelaku).
Memang ini terjadi juga di tempat lain, tapi Makassar menduduki peringkat tertinggi dalam urusan bentrok, tawuran, anarki, dll.
Berita ini selain seluruh Indonesia menyaksikan, sampai juga ke Luar Negeri. Orang akan berfikir lagi untuk datang berkunjung di Indonesia karena dipikir Indonesia tidak kondusif.
Bagaimana kita seharusnya menyikapi fenomena ini?
kasih pendapat yuks.........
Rabu, 12 November 2008
Going to Malinau

Apa yang ada di benak anda mendengar kata malinau? Atau... mungkin banyak yang belum mengenal Kota Malinau ya ... :) sama dengan Aku, biasanya aku cuma bisa melihat kota ini di peta/atlas. OK deh aku jelasin aja ya... bagi yang sudah tahu mohon maaf kalo salah...
Malinau adalah kota kecil di Kalimantan Timur, di ujung utara Kaltim yang wilayahnya berbatasan langsung dengan Malaysia. Sedangkan Kota Malinau sendiri agak ke selatan dan tidah persis dekat garis batas negara. Malinau sebagai Ibukota kabupaten malinau baru berdiri 9 tahun. Masih sangat muda untuk ukuran kota. Tapi pemerintah dan masyarakat bersama-sama bertekat untuk memajukan kota Malinau.
Untuk mengetahui sejarah Malinau bisa dilihat di sini : WIKIPEDIA-MALINAU
Bagaimana Pergi ke Malinau?
Jakarta-Balikpapan-Tarakan-Malinau
Jakarta sampai Tarakan bisa ditempuh dengan Pesawat atau Kapal laut. Pesawat yang ke Tarakan hanya ada dua yaitu Mandala Airlines dan Sriwijaya Air. Untuk Kapal Laut ada beberapa tinggal pilih. (belum punya pengalaman naik kapal laut ke sana hehehe ...).
Waktu itu aku naik "Mandala" dari Jakarta ke Tarakan. Ternyata pesawat transit dulu di Balikpapan dan dilanjutkan ke Tarakan. Jakarta-Balikpapan ditempuh kira2 1 jam 50 menit. Tapi aku itung-itung sendiri kurang lebih 2 jam-an. Transit kira-kira 30 menit - 1 jam, pesawat lanjut ke Tarakan yang ditempuh hanya 40 menit-an.
Pesawat yang aku tumpangi terlihat baru, bersih, dan canggih. Tempat duduknya lebih lapang (tidak mentok kaki), semua kontrol seperti lampu kabin, monitor air, pintu dll sudah computerize dan touch screen. Aku kurang tau buatan tahun berapa... dengar2 sih baru datang September kemaren... enak banget tu pesawat...
yang aku tau jenisnya Airbus A-319.
Udah ah promosinya.... sekarang "kembali ke.... topix" (kembali ke laptop-nya tukul udah tidak boleh tayang sih...).
Naik Pesawat Kecil (single engine)
Akhirnya Pesawat Mandala A-319 mendarat sangat mulus di Bandara "Juwata" Tarakan. oh ya Tarakan adalah kota Pulau di utara Kaltim. Dari Tarakan ke Malinau bisa ditempuh dengan Speed Boat atau Pesawat kecil (pesawat perintis). Speed Boat dari Tarakan ditempuh kurang lebih 3 jam menyusuri sungai Sesayap menuju Malinau. Kalau naik pesawat bisa ditempuh dengan waktu cuma 25 menit. Kali ini aku naik pesawat kecil dengan kapasitas 12 penumpang. Aku cukup antusias karena baru kali ini merasakan naik pesawat kecil bermesin tunggal (satu baling-baling di depan). Sebelumnya semua penumpang ditimbang bersama barang bawaannya.
Pesawat di awaki dua orang "bule" yang sangat friendly dengan captain Harry (nama co-pilotnya lupa) Seperti biasa sesuai standar penerbangan sipil internasional kami disapa dan dikasih petunjuk oleh pilot dengan bahasa Indonesia yang lumayan lancar. (tidak seperti Cinta Laura ya... udah 13 tahun di Indonesia tapi kok bahasa Indonesianya begitu... tau kan.... o ya kan setengan bule... hehehe) padahal Pilot itu belum setahun di Indonesia, menurut pengakuannya capt. Harry blasteran juga... setengah Inggris setengah Belanda... wah lebih bule dong...dari Cinta.
Dengan sedikit berdebar-debar menunggu moment terbang dengan pesawat ini, pesawat take-off dengan sukses dari bandara Juwata. Wow... keren banget dengan terbang tidak terlalu tinggi kami bisa melihat pemandangan yang luar biasa. Menyusuri muara, sungai yang lebar-lebar dan hutan-hutan yang sangat lebat tampak indah dari pesawat.
Sementara kami menikmati pemandangan yang luar biasa dari pesawat, ada beberapa teman yang tampak pucat pasi (halo martin... :) )dan ada yang menjerit-jerit (salah satu temen cewek) melihat pilot melepas kemudi pesawat. Padahal dengan "Fly by Wire" pesawat dilengkapi auto pilot yang cukup aman. Memang dengan pesawat ringan seperti ini goncangan lebih terasa dibanding dengan pesawat besar. Tiap melewati awan terasa pesawat bergoncang-goncang seperti naik mobil di jalan bergelombang. tapi buatku ... cukup seru... 
Tak terasa pesawat akhirnya mendarat mulus di Bandara RA Bessing Malinau. Angkat topi buat kedua Pilot, Great Job kawan...
Bandara RA Bessing Malinau sangat kecil. Terlihat hanya ada satu bangunan seperti rumah 7x6 meter yang digunakan untuk tiketing dan ruang tunggu penumpang. dan ada satu tower untuk kru darat. Dengan Panjang Landasan 1.10 km
Jenis Pesawat yang Bisa Mendarat: ATR 42 atau yang berkapasitas 42 orang (Trigana/Kalstar)
Kota Malinau sangat berpotensi untuk maju. Bisa dilihat untuk kota yang baru berdiri selama 9 tahun terlihat sedang giat-giatnya membangun. jalan-jalan raya yang lebar, Gedung-gedung pemerintahan yang cukup megah menghiasi kota pedalaman ini.
Dengan luas sekitar 30 persen dari Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), jumlah penduduk masih terhitung minim dan tak tersebar merata. Kepadatan penduduk rata-rata tak lebih dari satu jiwa per kilometer persegi. Maklum, hampir 99 persen wilayahnya berupa hutan.
Dari rimba yang sebagian besar berstatus hutan produksi, berbagai hasil hutan dihasilkan. Mulai dari hasil hutan non-kayu seperti madu, damar, sarang burung walet di gua di dalam hutan yang pemasarannya berskala lokal, hingga komoditas unggulan berupa gaharu dan kayu bulat yang laku dijual ke luar Kalimantan. Gaharu biasanya diproses terlebih dahulu di Pulau Jawa sebelum diekspor ke luar negeri. Demikian pula kayu. Gelondongan kayu itu biasanya dikapalkan ke Pulau Jawa untuk diolah lebih lanjut melalui pelabuhan di daerah tetangga, Kota Tarakan.
Sektor kehutanan yang menjadi mata pencaharian sekitar tiga persen penduduk menyumbang lebih dari separuh nilai total perekonomian kabupaten yang berbatasan langsung dengan Malaysia, tepatnya 67,8 persen di tahun 2002.
Selain kekayaan alam berupa hutan, bumi Malinau juga menyimpan berbagai kandungan bahan tambang yang bernilai tinggi : salah satunya adalah Batubara. Bahan tambang yang dieksploitasi di Long Loreh, Kecamatan Malinau Selatan, ini dikenal berkualitas tinggi. Dengan kandungan 7.200 kalori (rata-rata batu bara yang dijual memiliki kandungan 6.000 kalori), batu bara di daerah ini mampu menghasilkan panas lebih cepat karena kandungan sulfur lebih sedikit.
Di sektor Perkebunan, Malinau juga menyimpan banyak potensi. Kakao dan Kopi sangat berpotensi diolah. Sekitar 2.500 hektar kebun kakao dan 1.200 hektar kebun kopi menghasilkan 645 ton biji kakao dan 518 ton kopi. Dengan dukungan prasarana, pemasaran hasil perkebunan jauh lebih baik dibanding saat ini. Demikian pula potensi pariwisata. Selama ini, berbagai obyek wisata jauh dari pusat kota dan sulit dicapai.
Tanggal 4-12 November 2008 ini Malinau ada hajat besar yaitu Hari Ulang Tahun dan Irau ke-9 Kota malinau. Banyak Artis Ibukota yang diundang meramaikan acara ini. sebut saja nama-nama: Luna Maya, Ira Swara, Dyastari, Preti, Jojon, dll ikut meramaikan pembukaan tanggal 4 November. Belum lagi penutupan tanggal 12 November kabarnya dihibur juga oleh Dewi Persik dan kawan-kawan. Sayang aku sudah di Jakarta jadi tidak bisa menceritakan meriahnya penutupan HUT dan Irau Malinau ini.
Siang harinya pesta adat dayak sangat meriah dengan menampilkan berbagai tarian adat, demonstrasi perang ala adat setempat, pemecahan rekor MURI untuk kuliner, dll.
Dengan antusias aku merekam semua kegiatan adat itu dengan kamera video dan sedikit dengan kamera foto. Maklum aku bukan orang kalimantan sehingga belum pernah menyaksikan yang seperti ini, sayang kalo aku lewatkan. Ada perasaan bangga dengan kekayaan budaya negeriku, Indonesia.
Land of Head Hunter
Satu yang sangat menarik perhatianku, yaitu demo Perang ala Dayak. Disitu dibagi ada dua kelompok yang memperagakan perang. masing-masing membentuk barisan dengan satu pemimpin didepan dan diikuti para prajurit perang dibelakangnya semakin melebar. Dengan bersejatakan tombak atau mandau di tangan kanan dan perisai di tangan kiri para prajurit perang dayak saling mendekati dengan gerakan-gerakan khasnya. Dan akhirnya kedua kubu bertemu dan terjadilah peperangan terbuka yang dalam penggambarannya dimenangkan oleh salah satu kubu ditandai dengan dipenggalnya semua kepala musuh yang kalah. Ini memang menjadi adat suku dayak dalam berperang yaitu dengan memenggal kepala musuhnya. Dengan membawa kepala musuh, mereka melakukan ritual yaitu menggantungkan kepala-kepala itu di suatu tugu dan dengan bahasanya yang tidak kumengerti mereka semacam memaki-maki kepala itu. Tak heran Kalimantan dikenal juga oleh orang-orang luar sebagai "land of head hunters" atau "tanah para pemburu kepala".
Setelah itu digambarkan mereka menari bersama yang berarti meskipun dulu mereka berperang satu sama lain, sekarang mereka bersatu.
Tak kalah menariknya diperagakan oleh kaum hawa yang menari-nari khas masing-masing suku. Di Malinau ada beberapa suku antara lain: Dayak Lundayeh, Dayak Kenyah, Dayak Tidung, Dayak Burusu, dan Dayak tagal. Masing-masing mempunyai kekhasan sendiri.
Luar biasa keaneka ragaman budaya Indonesia. Itu baru di Kabupaten Malinau bagian kecil Kalimantan Timur. Bayangkan ada berapa suku di Indonesia Raya ini. Aku bersyukur menjadi bangsa Indonesia yang sangat kaya dalam keragaman, bahkan karena kayanya negara kita ada negara tetangga yang mau mengambil sebagian tanah dan budaya kita yang luhur dengan berbagai cara.
Untuk Pemerintah pusat, perhatikan daerah-daerah seperti ini khususnya daerah perbatasan. Buat daerah lebih maju dan berkembang dengan mengandalkan keunggulan komparatif masing-masing daerah. Maju terus Indonesia!!!


